JAKARTA – Kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan GS 3 PT PHR, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak telah ditangani dengan cepat dan profesional.
Larshen Yunus, selaku Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Siak dan Kasat Reskrim atas penanganan kasus tersebut.
“Kita sangat mengapresiasi Kapolres Siak dan Kasat Reskrim atas penanganan kasus penganiayaan ini. Kita berharap bahwa penanganan kasus ini dapat menjadi contoh bagi kasus kasus lainnya di Provinsi Riau,” kata Larshen Yunus dalam siaran persnya.
Kasus penganiayaan ini bermula ketika korban inisal R, dihubungi oleh rekannya berinisial A untuk mengangkut buah kelapa sawit segar milik beberapa orang. Saat korban bersama A dan S menuju peron di Pasar Minas, mereka dicegat oleh beberapa orang yang tidak dikenal. A dan S berhasil melarikan diri, namun korban R tertangkap dan mengalami serangkaian tindakan kekerasan.
Uban Panjaitan, pelaku penganiayaan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun.
Kapolres Siak, AKBP Eka Arindy Putra SH SIK MSi menjelaskan, kasus tersebut telah ditangani dengan cepat dan profesional.
“Kami telah melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengamankan tersangka. Kasus ini akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Kapolres Siak.
Larshen Yunus juga menambahkan bahwa kasus tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di lingkungan masyarakat.
“Kita harus selalu menjaga Kamtibmas di lingkungan masyarakat. Kita tidak ingin kasus-kasus seperti ini terjadi lagi di Provinsi Riau,” kata Larshen Yunus yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Prabowo-Gibran.
Terakhir, Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) itu menegaskan, pihaknya siap sedia menjadi mata, hati dan telinga dari masyarakat. Karena dari dulu sampai saat ini, Senin 10 Februari 2025, DPD KNPI Provinsi Riau dan Relawan Prabowo-Gibran (DPP Garapan) selalu setia berkhidmat di garis perjuangan rakyat.
“Sekali lagi kami sampaikan rasa terimakasih dan hormat buat Kakanda Kapolres Siak maupun Kakanda Kasat Reskrim karena sudah terbukti cepat, sigap dan presisi dalam menangani kasus tersebut. Prinsipnya tetap sama, semangat supremasi hukum harus terus dijalankan. Benar katakan benar dan salah katakan salah. Hidup ini harus menjadi berkat bagi semua insan ciptaan tuhan, amin,” tutup Larshen Yunus.
Rujukan:
- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 170 tentang Pengeroyokan
- Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 351 ayat (2) tentang Penganiayaan
- Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2002 tentang Tata Cara Penyelidikan dan Penuntutan terhadap Tindak Pidana.
(red)