PERKEMI Berkibar Di Puncak Gunung Gede

Jabar – Keindahan panorama alam Gunung Gede Pangrango di kawasan Jawa Barat sangatlah mengagumkan. Para pendaki akan disuguhkan dengan pemandangan lembah hijau yang subur, hamparan perkebunan, dan latar belakang beberapa Gunung megah lainnya. Puncak Gunung Gede menawarkan panorama yang menakjubkan, terutama pada saat matahari terbit dan terbenam. Suasana tenang dan damai menjadikan Gunung Gede Pangrango sebagai tempat yang ideal untuk tadabur alam, bermeditasi atau sekadar menikmati momen ketenangan.

Hal yang menarik diantara ketinggian dan kemegahan puncak Gunung Gede pada Minggu siang 24 Desember menjelang akhir tahun 2023 tampak bendera Petaka PERKEMI (Persaudaraan Beladiri Shorinji Kempo Indonesia) yang dikibarkan oleh dua remaja putri, kakak beradik yakni bernama Ratu dan Shifa yang merupakan Atlet Beladiri Shorinji Kempo DKI.

Saat itu di wajah mereka tampak kepuasan dan kebanggaan dengan senyum semringah khasnya remaja yang bersukacita. Meskipun saat itu alun-alun Surya Kencana puncak Gunung Gede saat itu diterpa hujan deras yang dimulai dengan kabut tebal sebelumnya, tapi Petaka PERKEMI sempat mereka kibarkan dengan penuh kebanggaan. Suasana hening, haru, syahdu menambah kecintaan akan tanah air dalam pengibaran Petaka PERKEMI kebanggaan Duo Kenshi remaja di puncak Gunung Gede saat itu.

Ketika ditanyakan motivasi mereka bisa sampai ke puncak Gunung Gede, Ratu yang merupakan Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta, menjelaskan “Gunung Merupakan Maha Karya Allah Azza Wajjalla yang penuh pesona. Siapapun pasti akan terpanggil untuk mendekatinya, tapi tidak semua bisa sampai kesana lohhh, dari sini kita bisa melihat dan merasakan langsung kebesaran Allah SWT”. Lain halnya dengan Shifa, putri bungsu dari tiga bersaudari ini sempat menjelaskan “Kata Papie Aku, Manja Boleh tapi Cengeng Jangan, apa lagi Cemen. Kami disini bukan hanya untuk sebatas refreshing atau pencitraan, tapi ada misi edukasi pembetukan fisik dan mental sebagai generasi tangguh mandiri di masa akan datang” terang Siswi SMAN 105 Jakarta Timur ini dengan penuh semangat, yang diketahui merupakan atlet berprestasi Shorinji Kempo di PERKEMI yang juga mahir sebagai Petembak PERBAKIN. Putri bungsu sang advokat ini bercita-cita sebagai Perwira Militer atau WAN TNI nantinya, sebagaimana kakak perempuan pertamanya.

Bagi Duo Srikandi yang berdarah Sunda Minang ini hal terpenting yang mereka dapatkan dari setiap berkegiatan, mereka selalu diajarkan untuk optimis didalam mencapai tujuan. Selain harus disiplin dan bertanggung jawab penuh didalam menjalani hidup, mereka juga dididik untuk menjadi tangguh, trampil, selalu siap berkorban dan harus siap mengambil resiko dalam perjuangan mencapai tujuan. Mereka terbiasa diajarkan untuk mandiri, memahami hidup sebagai suatu proses dan perjalanan, tidak ada yang instan. Hal tersebutlah yang selalu ditanamkan oleh kedua orang tuanya pasutri Hj. Matini Nursamsi dan Advokat H. Alfan Sari.

(Red(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *