Halalbihalal SMK Ma’arif NU 01 Limpung, Kabiro Hukum dan Humas BGN: Gizi yang Baik Mungkin Terlihat Sederhana, tapi Dampaknya sangat Besar

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan salam hormat sekaligus ucapan terima kasih atas undangan dari sekolah dalam acara Halalbihalal SMK Ma’arif NU 01 Limpung, Batang, Jawa Tengah, Selasa, (31/3).

Batang, – Gelak tawa dan canda mengisi halaman SMK Ma’arif NU 01 Limpung, Batang, Jawa Tengah, Selasa, (31/3). Siswa, guru, dan tamu undangan, termasuk perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), berkumpul untuk merayakan Halalbihalal pasca libur Idulfitri dengan suasana ceria dan hangat.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.500 orang, termasuk siswa dan tenaga kependidikan, yang menambah semarak kebersamaan sekolah sekaligus menandai dimulainya Program Makan Bergizi (MBG) setelah libur Lebaran.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan salam hormat sekaligus ucapan terima kasih atas undangan dari sekolah.

“Momentum Halalbihalal bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan memulai kembali dengan semangat yang lebih baik,” ujar Hida.

Hida menekankan bahwa masa sekolah adalah waktu penting bagi pembentukan karakter, pengetahuan, dan mimpi anak-anak.

“Selain belajar, menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi sangat menentukan kemampuan belajar, fokus, dan kesiapan meraih cita-cita,” tambahnya.

BGN juga memberikan apresiasi khusus kepada SPPG Batang Limpung, yang aktif mendukung program gizi di lingkungan sekolah.

“Dengan asupan yang baik dan bergizi, adik-adik dapat belajar lebih fokus, lebih semangat, dan lebih siap menghadapi masa depan. Gizi yang baik mungkin terlihat sederhana, tapi dampaknya sangat besar,” jelas Hida.

Acara Halalbihalal ini menjadi wadah bagi siswa, guru, dan jajaran sekolah untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kesehatan dan gizi adalah tanggung jawab kolektif, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan sekitar.

Para siswa juga diajak berinteraksi secara aktif, bertanya seputar gizi, dan memahami pentingnya makanan seimbang bagi kesehatan dan daya belajar mereka. Aktivitas ini membuat pembelajaran gizi terasa lebih hidup dan menyenangkan.

Hida juga menekankan praktik sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari.

“Mulai dari memilih makanan bergizi, menjaga porsi makan, hingga mengonsumsi air putih yang cukup, semua hal kecil ini akan berdampak besar pada kesehatan dan kesiapan belajar kalian,” ujar Hida.

Di akhir acara, Hida kembali mengingatkan pentingnya pemahaman gizi bagi para siswa.

“Kami berharap adik-adik tidak hanya menikmati kegiatan hari ini, tetapi juga semakin memahami nilai gizi dalam setiap makanan yang dikonsumsi. Asupan yang seimbang akan membantu kalian tetap sehat, fokus belajar, dan siap meraih prestasi di sekolah maupun di masa depan,” tutupnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *