Pekanbaru Siaga Narkoba Kampus, 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Dapat Pembekalan Langsung dari Kepala BNNK

PEKANBARU – Sebanyak 2.900 mahasiswa baru (Maba) Universitas Lancang Kuning mendapatkan pembekalan terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru, Kombes Dr Wawan S.H., M.H sebagai narasumber utama.

Di hadapan ribuan mahasiswa, Kombes Wawan menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam lingkaran narkotika.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan untuk mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Upaya pencegahan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan. Harus diperkuat dengan edukasi dan kepedulian bersama,” ujar Kombes Wawan.

Ia berpesan agar mahasiswa memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk bujuk rayu narkoba.

“Mahasiswa harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Jangan sampai rasa ingin tahu, pergaulan yang salah, maupun bujuk rayu justru menghancurkan masa depan,” tegasnya.

Kombes Wawan juga mengajak seluruh Maba Unilak untuk menjadi bagian dari gerakan pencegahan narkoba, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Lingkungan yang sehat dan kepedulian antarsesama dinilai menjadi benteng utama menghadapi ancaman narkotika.

Pembekalan ini diharapkan tidak hanya melahirkan mahasiswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan diri dan menjadi pelopor hidup sehat tanpa narkoba.

Presiden BEM Unilak Apresiasi, Soroti Judol dan Vape

Sementara itu, Presiden BEM Unilak, Desman Anugerah Natal Hulu mengapresiasi langkah BNNK Pekanbaru yang memberikan edukasi secara langsung kepada mahasiswa baru.

Menurut Desman, pembekalan tersebut sangat relevan karena ancaman bagi generasi muda saat ini tidak hanya narkoba konvensional.

“Kami mengapresiasi BNNK Pekanbaru. Ini sangat penting agar mahasiswa memiliki pengetahuan dan kesadaran sejak awal tentang bahaya narkoba, judi online, maupun penggunaan cairan etomidate pada vape,” tutup Desman.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *