PELALAWAN – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pelalawan. Titik api muncul di Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan pada Kamis, 13 Agusutus 2026, sekira pukul 08.30 WIB.
Kapolres Pelalawan, AKBP Jhon Louis Leterada., S.I.K., melalui Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso SH melaporkan bahwa kebakaran menghanguskan lahan gambut dengan kondisi semak belukar seluas ± 2,5 hektare. Lahan tersebut diketahui berstatus milik masyarakat.
“Kekuatan personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari 32 personel Polri, 3 personel TNI serta 40 orang dari Regu Pemadam Kebakaran perusahaan PT GH, PT SLS dan PT Arara Abadi,” ujar Kapolsek, Jumat (14/08).
Untuk memadamkan api, tim di lapangan mengerahkan 11 unit mesin Ministrike, 2 unit mesin besar merk Tohatsu dan Motoyama, 2 unit alat berat excavator milik PT GH serta 1 unit helikopter water bombing milik BNPB.
Petugas juga membuat sekat bakar menggunakan excavator untuk menghambat perluasan api.
“Namun upaya pemadaman terkendala cuaca panas dan angin kencang di lokasi. Ditambah lagi, minimnya sumber air di sekitar titik kebakaran menyulitkan proses pendinginan,” ungkap Iptu Budi Santoso.
Hingga laporan ini disampaikan, di lokasi kebakaran titik api masih menyala dan mengakibatkan asap tebal. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 25 km dari Polsek Kerumutan dan berada pada 7 titik koordinat berbeda di wilayah Air Kuning.
Pihak kepolisian bersama TNI dan RPK perusahaan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi hingga api benar-benar padam.
(red)














